Dewan Pendidikan Kabupaten Maros Ajukan Pameran Pendidikan dan Budaya Maros di London

Akademia.abdulharis.ac.id, London – Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, Ismail Suardi Wekke, bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Britania Raya, Desra Percaya, Ph.D., di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London pada Rabu, 10 Mei 2023.

Dalam pertemuan tersebut, Ismail mengusulkan agar diadakan sebuah pameran pendidikan dan budaya Maros di London pada tahun 2024.

Ismail mengatakan bahwa pameran pendidikan dan budaya Maros bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Maros yang telah masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark. Menurutnya, ini merupakan kesempatan emas untuk meningkatkan citra dan kerjasama Maros di kancah internasional.

“Maros memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata dan investasi yang menarik. Kami ingin memamerkan keindahan alam dan budaya Maros yang unik dan beragam, seperti gua-gua karst, lukisan prasejarah, kerajinan tenun, kuliner khas, dan lain-lain,” ujar Ismail.

Sebagaimana diketahui, Geopark Maros-Pangkep adalah kawasan karst terluas ketiga di dunia. Selain itu, Maros juga menjadi rumah bagi berbagai spesies kupu-kupu yang cantik dan langka.

BACA:  Dewan Pendidikan Kabupaten Maros Sampaikan Selamat Idulfitri dan Sekaligus Laporkan Aktivitas Ramadan 1444 H

Pertemuan Ismail Suardi Wekke dengan Duta Besar Indonesia, Desra Percaya, Ph.D., merupakan langkah Dewan Pendidikan Kabupaten Maros untuk mempromosikan Maros dengan segala atributnya.

Terutama dalam mendorong perluasan kesempatan belajar bagi warga Maros ke mancanegara. Ismail berharap pameran budaya Maros dapat menarik minat para pelajar dan peneliti asal Britania Raya untuk belajar dan berkunjung ke Maros.

“Kami mendukung promosi Maros untuk menggelar pameran pendidikan dan budaya di London. Ini merupakan salah satu bentuk diplomasi publik yang efektif untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Britania Raya. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait di sini untuk mempersiapkan pameran tersebut,” kata Ismail.

Related Posts