SALOKOA, Lembaga Seni Budaya yang Aktif Pelestari Budaya Maros

Akademia.abdulharis.ac.id, Maros – LSB SALOKOA adalah, sebuah lembaga seni budaya yang berdiri di kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Lembaga ini didirikan oleh Ahmad Hatta S. Pd pada Agustus 2014 dengan tujuan untuk melatih, mengembangkan, dan melestarikan budaya Maros kepada generasi muda.

SALOKOA telah berjalan selama sembilan tahun dan memiliki 12 angkatan dengan total anggota sekitar 190 orang. Pada ulang tahunnya yang ke-9, SALOKOA berhasil menyelenggarakan forum pendidikan dan kebudayaan tingkat mancanegara yang bernama “ASIAN YOUTH FORUM 2023”. Forum ini dibuka di Balla’ Lompoa Kassi Kebo’, sebuah bangunan bersejarah yang menjadi pusat kerajaan Marusu’.

Dalam Forum ini LSB SALOKOA (Ahmad Hatta) selaku ketua Panitia bekerja sama dengan Dewan Pendidikan kabupaten Maros, dan dihadiri oleh tamu-tamu istimewa, antara lain Prof. Peter John Wanner dan dua mahasiswanya dari Tohoku University, Jepang; Bupati Maros, H. A. S. Chaidir Syam, S.IP MH; Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Maros; Kepala Dinas Pendidikan; Karaeng Lemo-lemo Bulu’ Kumba; beberapa kepala Madrasah Aliyah; pemerhati pendidikan dan budaya; serta keluarga kerajaan Marusu’ dan H. Andi Abdul Waris Tadjuddin Karaeng Sioja (Karaeng Marusu’) selaku tuan rumah.

BACA:  Memahami Gejala Sosial Budaya di Era Revolusi 4.0

Menurut Rudini Hakim, ketua LSB SALOKOA periode 2021-2024, forum ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Maros kepada dunia dan meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan negara-negara Asia lainnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Ia berharap forum ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Maros khususnya dan Indonesia umumnya.

Related Posts