Pendidikan Abad 21 dalam Konteks Merdeka Belajar

Muallim
Ismail Suardi Wekke

Pendidikan adalah segala kegiatan pembelajaran yang berlangsung sepanjang hayat bagi siapa saja, kapan saja, dan dapat dilakukan di mana saja.

Karena itu pendidikan merupakan kebutuhan yang sangat penting. Pendidikan merupakan tugas dan tanggung jawab bersama yang dilaksanakan secara sadar, baik dari pihak pendidik maupun peserta didik.

Kesadaran dalam melaksanakan pendidikan dimaksudkan untuk mencapai kedewasaan dan kematangan berpikir serta mampu menjadi manusia yang bertanggung jawab.

Hal ini dapat diusahakan melalui beberapa proses pendidikan, baik melalui pendidikan formal, informal, dan nonformal. Sehingga tujuan Pendidikan dapat dicapai.

Pendidikan bertujuan menyiapkan manusia untuk menghadapi berbagai perubahan yang membutuhkan kekuatan pikiran, kesadaran dan kreativitas. Pendidikan mencakup proses pembelajaran, proses pembentukan karakter, proses pembentukan jati diri dan proses pembentukan karier seseorang.

Tuntutan dunia terhadap sistem pendidikan dalam menyiapkan peserta didik pada kompetensi abad 21 untuk menghadapi tantangan yang lebih kompleks saat ini dan dimasa yang akan datang.

Ciri utama abad 21 adalah semakin bertautnya dunia ilmu dan teknologi sehingga sinergi semakin cepat. Kompetensi abad 21 adalah pengetahuan, keterampilan dan atribut lainnya yang dapat membantu peserta didik untuk mencapai potensi secara penuh.

BACA:  Aisyiyah, Camba, dan Puang Bau Nurhayati

Menghadapi tantangan pendidikan dan kompetensi abad 21 yang kompetitif dan membutuhkan daya pikir, inovatif, dan kreativitas tinggi sehingga menteri pendidikan dan kebudayaan mencanangkan tentang Merdeka Belajar.

Pendidikan di Indonesia saat ini sedang memasuki era baru dengan kemunculan Konsep Kebijakan Merdeka Belajar. Merdeka belajar merupakan sebuah program yang dicanangkan oleh pemerintah disaat pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan seluruh dunia.

Persepktif pembelajaran yang ditawarkan untuk memperbaiki kelemahan pembelajaran selama ini dengan bergantung kepada nilai dan kepentingan pengembangan pembelajaran ke depan. Dimana konsep “Merdeka Belajar” ini merupakan respon terhadap kebutuhan sistem pendidikan pada era revolusi industri 4.0.

Related Posts